KITS - CISCO

Week 3 - Cisco

Pada Sabtu yang lalu kita telah belajar tentang Subnetting. Pada Sabtu, 19 Agustus 2023 ini kita belajar untuk mempraktikkan subnetting menggunakan aplikasi Cisco Paket Tracer. 

LAB AKL (Kuning) Menggunakan Blok Subnet 1
LAB TKJ 4 (Merah) menggunakan blok subnet 2
LAB SIMDIG 1 (Biru) menggunakan blok subnet 3
LAB SIMDIG 2 (Hijau) menggunakan blok subnet 4

192.168.130.0/26

H = 2^32 - 2^26 = 2^6 = 64
N = 0, 64,128,192,256
B =63, 127,191,255

IP NETWORK =
•Blok 1 : 192.168.130.0
•Blok 2 : 192.168.130.64
•Blok 3 : 192.168.130.128
•Blok 4 : 192.168.130.192
IP BROADCAST =
•blok 1 : 192.168.130.63
•blok 2 : 192.168.130.127
•blok 3 : 192.168.130.191
•blok 4 : 192.168.130.255

IP Range = 
•LAB AKL : 192.168.130.1 - 192.168.130.62
•LAB TKJ 4 : 192.168.130.65 - 192.168.130.126
•LAB SIMDIG 1 :192.168.130.129 - 192.168.130.190
•LAB SIMDIG 2 :192.168.130.193 - 192.168.130.254

SUBNETMASK =
255.255.255.256 - 64 = 255.255.255.192

PENGUJIAN

  • SESAMA LAB 


PENGUJIAN LAB AKL DAN LAB TKJ 4


Pengujian LAB SIMDIG 1 dan LAB SIMDIG 2

Dari keempat pengujian tersebut dapat berhasil dikarenakan PC yang berada dalam 1 lab berada blok subnet yang sama. 

  • ANTAR LAB

Pengujian pengiriman dari PC0(LAB AKL) menuju PC5 (LAB SIMDIG 2) 















Dalam pengujian diatas terdapat hasil failed yang berarti pengiriman tersebut gagal. Mengapa gagal? hal itu dikarenakan PC antar lab memiliki blok subnet yang berbeda. 

Kesimpulan

Dari kelima percobaan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pc yang berada di dalam blok subnet yang sama dapat saling berkomunikasi dan berkirim data. Sebaliknya, PC yang berada di blok subnet yang berbeda tidak dapat berkomunikasi dan berkirim data. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instal Debian - Sysadmin

Mail Marge - Informatika

QoS (Quality of Service) - Mikrotik