ARP Mikrotik - Network
ARP Mikrotik
Apa sih ARP itu?
- ARP atau Address Resolution Protocol merupakan prtotokol penguhubung antara layer data-link dengan layer network. Jadi protokol ini terletak antara layer 2 dan layer 3.
- Fungsi utama dari ARP adalah mencari alamat MAC Address dari suatu PC yang terhubung ke sebuah Jaringan Local atau LAN dengan Memanfaatkan IP Address dari suatu PC tersebut. Selain itu, ARP juga dapat digunakan untuk me-limit bandwidth.
Pada mikrotik terdapat beberapa mode ARP, yaitu ARP Mode Disabled, Enabled, Reply-Only, dan Proxy-ARP, dan pada mode Mikrotik 6.38 keatas terdapat mode ARP baru yaitu Local Proxy-ARP. Kali ini KIta akan membahas 3 Jenis ARP yaitu ARP Disabled, Enabled, dan Read-only.
1. ARP Disabled
Mode Disabled disini berarti bahwa pemetaan MAC to IP tidak berjalan, dan contoh konfigurasinya adalah sebagai berikut :
1. Login Mikrotik terlebih dahulu.
2. Lalu masuk ke Interface, klik 2x pada interface yang ARP nya ingin di Disabled (contoh disini kita mendisable ether1)
3. Rubah Enabled menjadi Disabled pada tab Genaral, lalu klik Apply OK
2. ARP Enabled
Mode Enabled adalah Mode default pada setiap interface yang ada di Mikrotik. Fungsi dari Mode enabled adalah untuk menjalankan pemetaan MAC to IP pada perangkat yang terhubung. Berikut adalah cara konfigurasi pada ARP mode Enabled :
a. Login ke Mikrotik terlebih dahulu.
b. Masuk ke bagian Interface dan klik 2x pada Interface yang akan dikonfigurasi (disini kita menggunakan Ether2).
c. Pada bagian General dapat dilihat bahwa sudah enabled, Jika belum Enabled maka ubah menjadi Enabled. Default dari Intercafe mikrotik adalah Enabled, jadi semua pemetaan MAC to IP sudah berjalan.
3. ARP Replay-Only
ARP Mode Reply-Only ini banyak digunakan untuk fitur keamanan di Mikrotik. Untuk implementasinya kita akan mengubah pemetaan ARP menjadi Static, sehingga bila kita mengubah IP nya beda dengan data pada ARP, maka kita tidak akan bisa berkomunikasi dengan router. Jadi ARP Replay-Only ini digunakan agar client tidak bisa merubah IP sesuka hati. Untuk Konfigurasinya sebagai berikut :
1. Kita Login ke Mikrotik Terlebih dahulu.
2. Lakukan konfigurasi IP dan DHCP server terlebih daluhu dengan alamat Router 192.168.1.3 dan pastikan Client dapat Ping ke router
4. Lalu Masuk ke interface, klik Ether2 pada General rubah dari enabled menjadi Replay-Only, dan klik Apply OK
5. Setelah melakukan konfigurasi diatas, maka client tidak dapat mengubah IP semaunya. Karena jika client mengubah IPnya maka client tidak akan dapat berkomunikasi dengan Router. Mari coba kita Buktikan :
3. Lalu kita rubah IP Ether2 Menjadi static dengan Buka IP > ARP > Make Static, lalu klik Apply Ok
a. lalukan konfigurasi IP secara manual, namun tetap satu jaringan.










Komentar
Posting Komentar