Tunnel Mikrotik - Network

 Tunnel - Mikrotik

Tunnel EoIP (Ethernet over Internet Protokol)

Langkah-langkah :
1. Hubungkan dan Pasang Router dengan PC. 
2. Buka Winbox lalu login ke mikrotik.
3. Lakukan Konfigurasi router gateway hingga PC mendaparkan internet.


Router Gateaway dan IP pada Router 1



Router Gateaway dan IP pada Router 2

4. Selanjutnya kita akan melakukan EoIP, pertama saya akan mengkonfigurasi Router 1 dan teman saya  mengkonfigurasi router 2.
Kita masuk pada  Interface > Eoip Tunnell > klik add[+]
Pada name kita isi "eoip-tunnel1", pada Remote address kita isikan dengan IP router lawan (Router 2) yaitu 10.102.1.35, kita masukkan Tunnel ID yang sudah disepakati bersama (1807) berlaku juga untuk Tunnel ID pada Router 2 dan pada remote address Router 2 kita isikan IP Router 1 yaitu "10.102.1.34"


R1

R2

5. Langkah selanjutnya adalah melakukan Bridge interface yang terhubung ke client dengan interface EoIP pada R1 dan R2. Lalu kita masukan Interface EoIP yang telah kita buat dan Ether2 (yang mengarah pc kalian/ Client) ke Bridge yang telah kita buat tadi..

R1

R2

6. Langkah terakhir adalah lakukan ping pada kedua router.

R1

R2

Tunnel PPTP (Point to Point Transfer Protocol)

Langkah - langkah =
1. Hubungkan dan Pasang Router dengan PC. 
2. Buka Winbox lalu login ke mikrotik.
3. Lakukan Konfigurasi router gateway hingga PC mendaparkan internet
R2

R1
4. Lalu pada R2 (Router Client) kita masuk ke terminal dan kita ping IP Eth 1 pada Router Server (R1)


5. Kita masuk pada PPP, setelah itu pada lembar interface kita klik di PPTP Server, dan pada enabled kita nyalakan.
6. Lanjut tetap pada PPP, kita masuk pada menu secrets.
Klik (+), lalu pada name kita isi dengan user-pptp, pada password di isi 1 dan di service kita jadikan pptp dan isi local address dan remote addres.

7. Setelah kita mengkonfigurasi Router Server, sekarang kita beralih ke router client (R2). Kita masuk pada interface lanjut klik (+) dan pilih PPTP Client. Masuk pada dial out dan Connect to di isi IP Eth 1 PC server, nama user dan password.


8. Setelah itu, pada address akan muncul ip PPTP. Sekarang kita routing pada kedua Router.
R1

R2
9. Setelah Routing berhasil lanjut kita ping menggunakan CMD.
R1

R2

L2TP (Layer 2 Transfer Protocol)

Langkah - langkah = 
1. Hubungkan dan Pasang Router dengan PC. 
2. Buka Winbox lalu login ke mikrotik.
3. Lakukan Konfigurasi router gateway hingga PC mendaparkan internet
PC 1

PC 2

2. Pada R1 Masuk pada PPP, kemudian pilih interface dan tab menu L2TP server, Beri centang pada enabled.
3. Masih pada menu interface, masuk pada menu secret dan klik (+). Pada menu name kita isi dengan user-l2tp, isikan password pada klom password (123), pada kolom service isikan l2tp. Lanjut pada Local Addres kita isikan IP 1.1.1.1 dan pada Remote address kita isikan 1.1.1.2 lalu klik apply, Ok.


4. Konfigurasi pada R1 telah selesai. sekarang kita beralih ke R2 yang merupakan client.Masuk pada menu PPP, pilih menu interface dan klik (+) lalu pilih L2TP client. Pada name kita beri nama, disini diberi nama farizky, lalu kita masukkan remote address dengan ip eth 1 pada router 1 (10.1.108.19) dan isikan tunnel id (11). Klik Apply Ok. Setelah itu akan muncul IP pada Addreses di PC 1 dan PC 2.

L2TP Client

IP R2

IP R1

5. Setelah itu kita lakukan routing pada kedua router. Kita lakukan di Terminal, dengan memasukkan perintah ip route add dst-address=192.168.30.0/24 gateway 1.1.1.1 pada R1 dan
ip route add dst-address=192.168.33.0/24 gateway 1.1.1.2 pada R2

R1

R2

6. Setelah itu kita lakukan ping di CMD pada kedjua router.

R1


R2

PPPoE Tunnel (Point to Point Protocol over Ethernet

Langkah - langkah = 
1. Hubungkan dan Pasang Router dengan PC. 
2. Buka Winbox lalu login ke mikrotik.
3. Pada R1, lakukan Konfigurasi router gateway hingga PC mendaparkan internet dan R2 Lakukan hal yang sama namun tidak di beri Ip pada ether 2 dan tidak perlu di DHCP Server.
R1

R2

4. Lanjut di Router Server (R1) kita masuk pada menu PPP, pilih tab menu PPPoE Servers, klik (+) dan pada kotak dialog PPPoE Service, Service name kita isi service1, interface di isi ether1 lalu klik Aplly Ok.

5. Lanjut tetap pada PPP, kita masuk ke tab
secret. Isikan user-pppoe pada Name, Isikan password, isikan pppoe pada sevice, dan isi Local address dan remote address.

6. lanjut kita lakukan konfigurasi pada Router Client. masuk pada PPP, pilih tab interface, klik (+), dan pilih PPPoE Client.

7. Pada tab menu
general, isikan Ether1 pada kolom interface, lanjut masuk pada tab dial out, isikan user-pppoe di kolom user, isikan password yang telah dibuat pada kolom password, dan beri centang pada Add Default Route.



8. Setelah itu pada typenya akan muncul R pada Client dan RD pada server.
R1

R2
9. Kita juga akan mendapatkan IP.


10. Setelah itu kita akan coba ping google jika berhasil, maka sudah berhasil.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instal Debian - Sysadmin

Mail Marge - Informatika

QoS (Quality of Service) - Mikrotik