OSPF Mikrotik - Network

 Routing OSPF


Apa itu Routing OSPF??
Open Shortest Path First (OSPF) adalah salah satu protokol routing interior gateway (IGP) yang digunakan dalam jaringan komputer untuk menghitung dan menentukan jalur terpendek antara router dalam suatu jaringan.
Bagaimana Langkah Konfigurasinya?
1. Hubungkan Router dengan PC seperti topologi diatas.
2. Lakukan konfigurasi dengan menambahkan IP, disini pada R1 IP Eth 2 kita beri 192.168.33.1/24 dan pada Eth 3 10.10.10.1/24 sedangkan pada RB 2 di Eth 1 kita beri IP 192.168.30.1/24 pada Eth 2 dan di Eth 3 kita beri 10.10.10.2/24

RB 1

RB 2

3. Setelah itu kita akan mengkonfigurasi backbone, masuk ke routing > networks klik (+) lalu isikan network pada setiap IP dan di area kita pilih backbone.

RB 1

RB 2
4.Setelah kita berhasil, cek dibagian interfaces maka akan otomatis muncul
RB 1

RB 2
5. Lalu kita masuk pada IP > ROute list, disitu akan otomatis menambah 1 routing yang hasilnya adalah DAo.
RB 1

RB 2

6. Terakhir kita coba melakukan uji ping pada PC kita, dengan mencoba menghubungi PC lawan. 
PC 1

PC 2
7. Dengan berhasilnya ping kita maka langkah-langkah kita mengkonfigurasi OSPF sudah berhasil.



OSPF Area


Pada ospf memiliki kelebihan untuk memberikan beberapa area. Dalam implementasinya apabila routing ospf kita hanya memiliki satu area maka akan dinamakan single area ospf, sedangkan jika mempunyai lebih dari satu area dinamakan multi area ospf. Kali ini kita akan membuat OSPF menjadi 3 Area, berikut langkah - langkah konfigurasinya :
1. Hubungkan RB ke PC seperti topologi diatas.
2. Kita konfigurasi menggunakan 1 PC, lalu login pada winbox otomatis kita masuknya akan ke RB 2. Untuk mengakses RB 1 kita akan melakukan ROMoN ke RB 1.
3. Di RB 2 Masuk pada IP Address dan buat IP dengan ketentuan Eth 2 : 129.168.33.1/24, Eth 3 : 10.10.10.1/24, Eth 4 : 192.168.30.1/24. Lalu pada RB 1 buat IP yang mengarah ke RB 2 yaitu di Eth 3 : 10.10.10.2/24.
RB 2

RB 1
4. Kita buat area pada RB 2, mengapa pada RB 1 tidak dibuat? karena RB 1 hanya ada area backbone, yaitu area default dari routing OSPF. Sehingga kita tidak perlu membuatnya disetiap router.
Area RB 2
5. Pada RB 1 & 2 masuk pada Routing > OSPF > Network. Pada RB 1, kita tambahkan network pada IP yang ada di RB 1, begitu juga pada RB 2. Namun di RB 2 pada IP Ether 2 kita berikan area2 dan Ether 4 kita berikan area1
RB 1

RB 2
6. Selanjutnya kita cek pada Route List.
RB 1
Pada RB 1 akan menunjukkan DAo,  ini menandakan bahwa konfigurasi kita berhasil sampai saat ini.

RB 2
Pada gambar diatas, semua route berstatus DAC, ini dikarenakan router R-2 mengganggap 12.12.12.0/24 adalah miliknya sendiri atau Directly connected.
Namun tidak akan berpengaruh pada jaringan ospf kita kali ini,

7. Terakhir kita coba ping dari PC 1 ke RB 1.
Terbukti berhasil, yang menandakan konfigurasi kita sudah berhasil.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instal Debian - Sysadmin

Mail Marge - Informatika

QoS (Quality of Service) - Mikrotik